KPU Gunungkidul Ajak Penyandang Disabilitas Jadi Pemilih Tangguh: Suara Anda Menentukan Masa Depan!
Gunungkidul — 25 November 2025.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunungkidul bersama Forum Koordinasi Disabilitas Gunungkidul (FKDG) menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih bagi Penyandang Disabilitas di Balai Kalurahan Kedungpoh, Kapanewon Nglipar. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 09.00 hingga 15.00 WIB dan diikuti oleh peserta penyandang disabilitas dari berbagai wilayah di Gunungkidul.

Acara dibuka dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan sambutan oleh Ketua KPU Gunungkidul, Ibu Asih Nuryanti. Dalam sambutannya, beliau menegaskan komitmen KPU dalam memastikan pemilu yang inklusif, ramah disabilitas, serta memberikan jaminan kesetaraan bagi seluruh warga negara dalam menggunakan hak pilih.
Lurah Kedungpoh, Bapak Dwiyanto, turut memberikan sambutan dan menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kalurahan terhadap kegiatan edukasi politik bagi kelompok disabilitas sebagai upaya peningkatan kualitas demokrasi.
Materi pertama disampaikan oleh Kepala Badan Kesbangpol Gunungkidul, Bapak Johan Eko Sudarto, yang mengajak peserta memahami pentingnya partisipasi dalam demokrasi. Beliau menjelaskan bahwa politik bukanlah sesuatu yang jauh atau rumit, melainkan bagian dari kehidupan sehari-hari yang dapat mempengaruhi masa depan bangsa.
Materi berikutnya disampaikan oleh Bapak Sudarmanto, Kadiv Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Gunungkidul, yang menekankan pentingnya pemenuhan hak-hak politik penyandang disabilitas serta layanan aksesibilitas dalam seluruh tahapan pemilu.
Dilanjutkan oleh Ibu Supami, Ketua Divisi Teknis Penyelenggara KPU Gunungkidul, yang menjelaskan detail layanan bagi pemilih disabilitas di TPS, mekanisme pendampingan, serta komitmen KPU dalam memastikan seluruh sarana dan prasarana TPS dapat diakses oleh semua pemilih.
Sesi materi ditutup oleh Ketua FKDG, Bapak Mujiyana, yang memberikan motivasi sekaligus mendorong penyandang disabilitas untuk semakin percaya diri dalam berpartisipasi pada pemilu.
Antusiasme peserta terlihat dalam sesi tanya jawab, di mana berbagai pertanyaan mengenai akses TPS, informasi pemilu yang ramah disabilitas, hingga mekanisme pendampingan disampaikan secara terbuka. Seluruh narasumber memberikan jawaban komprehensif dan solutif.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan dukungan terhadap pemilu yang inklusif. Acara berakhir pada pukul 15.00 WIB.
Melalui kegiatan ini, KPU Gunungkidul berharap penyandang disabilitas semakin siap dan percaya diri menjadi pemilih tangguh, karena setiap suara memiliki kekuatan besar untuk menentukan masa depan demokrasi.